Minggu, 03 Mei 2015

MILAN 2015 -- STEP BY STEP LEGALISASI DOKUMEN DI DEPKUMHAM dan DEPLU

STEP I :

LEGALISASI IJASAH DI DEPKUMHAM (UTK IJASAH PERGURUAN TINGGI NEGERI)
A. Siapkan dokumen - dokumen yg dibutuhkan :
1. Siapkan Doc. Ijasah dan Transkrip yg sudah dilegalisasi oleh pejabat kampus
2. Copy doc. pada point 1
3. Materai sebanyak dokumen yg akan dilegalisasi
4. Fotocopy KTP (1 lbr)
5. Map Kuning yg bisa dibeli di koperasi Depkumham (UGD Lt.2)
B. Minta nomor antrian di pintu masuk, utk akses ke loket H
C. Serahkan kelengkapan dokumen dalam map kuning ke petugas counter saat nomor antrian dipanggil
D. Isi formulir permohonan legalisasi dokumen yg diberikan oleh petugas di counter
E. Bayar biaya legalisasi di counter BNI (minta nomor antrian lagi di depan pintu masuk)
F. Biaya legalisasi per lembar Rp 30.000 (per 21 April 2015)
G. Serahkan bukti pembayaran ke petugas counter pada point C
H. Tunggu proses legalisasi dokumen selesai dlm waktu kurang lebih 3 hari.
   Dokumen dapat diambil di counter H pada hari yg sudah ditentukan dgn meminta nomor antrian terlebih dahulu dan membawa tanda bukti pembayaran dan tanda bukti permohonan legalisasi

*untuk proses legalisasi ijasah dari perguruan tinggi swasta harus melewati DIKTI terlebih dahulu.



STEP II :

LEGALISASI IJASAH DI DEPLU

A. Siapkan dokumen - dokumen yg dibutuhkan :
1. Dokumen yg sudah dilegalisir universitas asal dan DEPKUMHAM
2. Map kuning
3. Materai sebanyak dokumen yg mau dilegalisir
4. Copy KTP
B. Datang ke bagian legalisasi deplu (pojok kanan), ambil form permohonan di depan loket, isi lalu submit map ke petugas loket
C. Terima surat tanda terima, dan bayar Rp 10.000 ,- per dokumen
D. Dokumen dapat diambil setelah 2 hari kerja di loket yg sama dgn membawa tanda terima pembayaran di point (C)

Selamat mencoba. Budayakan antri dan tidak pakai jasa calo :)

Sabtu, 11 Mei 2013

Grow Old With You (OST. The Wedding Singer)

"I wanna make you smile whenever
you're sad
Carry you around when your arthritis
is bad
All I wanna do is grow old with you
I'll get your medicine when your
tummy aches
Build you a fire if the furnace breaks
Oh it could be so nice, growing old
with you
I'll miss you
Kiss you
Give you my coat when you are cold
Need you
Feed you
Even let ya hold the remote control
So let me do the dishes in our kitchen
sink
Put you to bed if you've had too much
to drink
I could be the man who grows old
with you
I wanna grow old with you"

Ciri khas film romance holywood adalah kisah-kisah cinta manis dengan akhir bahagia, lagu-lagu dgn lirik yg sanggup membuat gadis pingsan saking manisnya, konflik yg segera berakhir dlm jangka waktu kurang dari 2 jam, cinta yg seolah tanpa akhir... Umm, terdengar seperti Ms.Negative bukan? No no,, saya suka cerita-cerita itu, kadang saya menangis. Tentu saya masih manusia, wanita dan normal. Ditengah dunia yg complicated ini, siapa sih yg tidak mengharapkan nya, a happy ending. For us!

Senin, 06 Mei 2013

Spectacular Sunset

"Serangkaian surat seorang gadis yang berusaha sembuh dari obsesi. Segala keruwetan dalam kepalanya, dituang, sambil melepas kenangan-kenangan yang menjejali otaknya, yang memenuhi hatinya, yang menyumpal dada nya hingga sesak, yang mengaburkan visinya.Ini adalah sebuah proses merelakan ... "

Dear You,
Aku mulai dgn fenomena favoritku, Senja. Salah satu wishlist ku adalah Spectacular Sunset. Dari rentang waktu 24 jam dalam sehari, aku biasanya paling suka senja. Pada senja, segala hiruk pikuk dunia mulai melambat, angin melenggang kalem, matahari merah pucat kelelahan, ditutup hela nafas lega jutaan orang bumi setelah lepas dari rutinitas mereka, merdeka. Senja yang paling kuingat adalah senja-senjaku di Surabaya, dimana matahari selalu bulat jeruk. Senja dari atas motor, melewati jejer pohon-pohon di sepanjang Jln. Taman Alumni, sambil menghela nafas dalam, memejam sebentar, mengucap "Ahhh...sore yang manusiawi". Entah kapan terakhir kalinya aku menikmati senja yang manusiawi di Ibu Kota. Aku selalu pulang lepas petang. Aku sering ketinggalan sembur merah jingga hitam langit Jakarta. Senja hari ini masih sama, aku tidak memandang langit Jakarta, aku sedang di dalam ruangan kantor Gedung International Financial Center Lt.6, di depan laptop LENOVO ku, sambil meringis kesakitan. Rongga dada ku penuh, rasanya gelisah, nafas ku aneh, pikiran ku aneh, perasaan ku aneh. Sore ini aneh. Aku menenggak bergelas-gelas air putih, bolak-balik ke toilet. Dan kamu, berkelebat cepat sekali, mondar-mandir disana, dalam kepalaku.Sore yang aneh ini aku akhiri dengan keputusan ini, membuka file-file ku dan mu, menuliskannya, membacanya, melupakannya, mengosongkan satu folder berisi kita dalam otakku. Aku mulai dari file terkini, file hari ini, dan akan berakhir sampai file-file ini habis, file pertama ttg ku dan mu.
Kelak, pada senja itu, suatu hari saat file terakhir dibuka, aku ingin menghela nafas lega, memejam sambil berbisik "Ahhh..sore yang manusiawi". Senja itu, suatu hari saat file terakhir dibuka, aku ingin mengakhiri rutinitas ini dan merasa, MERDEKA.

Man I Love The Most

Jakarta, 5 Mei 2013

Hari ini Papa saya berulang tahun. Ke-61. Wow, saya sendiri saja kaget dgn umur Papa yg sudah sebegitu banyak.
Papa saya, laki – laki dengan senyum paling ramah sedunia, adalah pria nomer satu dalam hidup saya sampai saat ini. Saya dibuat selayaknya putri dari sebuah kerajaan yang dibesarkan dengan penuh kasih, dididik oleh guru – guru terbaik dan dikelilingi oleh orang yang mencintai saya. Papa melindungi saya erat dalam dekapannya yang kokoh, menghujani dengan cinta bukan kata – kata, mendampingi saya di saat – saat tersulit, menjadi teman bermain saya sekaligus penasihat terbaik, memberikan saya kesempatan dan kepercayaan, membelai saya dengan perhatian dan mejamin hati saya tetap berbunga disepanjang musim. Mendadak saya malu, betapa saya telah berdosa, melukai hati yang selama ini Papa lindungi sedemikan keras. Membanting harga diri yag selama ini Papa jujung sedemikian tinggi dan mengharapkan lelaki yang bahkan tidak memiliki sepersekian persen cinta Papa.
Saatnya menegakkan kepala, percayakan hatimu kepada orang yang pantas. Kamu tidak bermaksud menggantikan Papa dengan pria sembarangan bukan? Papa, bukan pria sembarangan. Dia laki – laki dengan senyum paling ramah sedunia.

Jumat, 21 Oktober 2011

Today is Her Birthday



You Belong To Me (by : Lifehouse)



see the pyramids around the Nile 
watch the sunrise from a tropic isle 
just remember darling all the while 
you belong to me 

see the marketplace in old Angier 
send me photographs and souvenirs 
just remember when a dream appears 
you belong to me 

and I'll be so alone without you 
maybe you'll be lonesome too 

fly the ocean in a silver plane 
see the jungle when it's wet with rain 
just remember till you're home again 
you belong to me 

oh I'll be so alone without you 
maybe you'll be lonesome too 

fly the ocean in a silver plane 
see the jungle when it's wet with rain 
just remember till you're home again 
you belong to me 

Rabu, 19 Oktober 2011

Facebook Addict

Sebuah survei terhadap 2500 orang membuktikan, 79 persen responden tidak dapat melewatkan satu hari pun tanpa Facebook.
Survei yang diselenggarakan oleh Busted Coverage, majalah Coed dan College Candy itu juga mengungkapkan, hampir 50 responden menyadari ketergantungan mereka terhadap media sosial untuk mendapatkan kabar seputar kehidupan teman mereka.


Lebih dari 40 persen responden bahkan langsung memeriksa Facebook sebelum menyikat gigi di pagi hari. Saking kecanduannya, 20 persen responden yang menghapus akun mereka (karena kesal terhadap layanan Facebook) akhirnya membuat profil Facebook baru.


Tetapi 70 persen responden mengatakan, mereka akan menghapus profil Facebook mereka jika jejaring sosial itu tidak lagi gratis. Sebanyak 92 persen mengakui, status di Facebook sama sekali tidak berguna.
Status yang paling mengganggu antara lain lirik lagu emo, status seputar politik, serta foto bayi yang diposting teman.


Lebih dari setengah responden mengaku kesal terhadap setelan privasi Facebook. Sebab, mereka tidak bisa melihat informasi mengenai cewek/cowok yang sedang dekat dengan mantan mereka.
Tetapi, 65 persen akan merasa malu jika orang lain dapat mengetahui siapa profil yang paling sering mereka kunjungi. Enam persen responden mengatakan pernah memutuskan hubungan percintaan lewat pesan privat atau bahkan di wall.


Lebih dari 45 persen responden di survei itu mengatakan, mereka memiliki foto saat mabuk di album.


Terakhir, lebih dari 66 persen responden bilang, mereka tidak menilai seseorang berdasarkan jumlah temannya di Facebook.


Terjemahan oleh Ikram Putra





Bangun tidur dengan kondisi mata masih setengah merapat, tangan saya meraba ke sekitar bantal, mana HP saya??? Setelah HP berada dalam genggaman, masih dengan mata enggan terbuka, tangan saya memencet2 tuts keypad dengan lancar dan hapal nya, menu - web browser - enter address - m.facebook.com. Saya lihat - lihat notifikasi lalu out dari laman tersebut. Itu awal hari saya, setiap hari, tidak pernah lewat kecuali tidak ada pulsa.
Saat di kelas, dengan kondissi HP di tangan, refleks mengulang skenario yg sama menu - web browser - enter address - m.facebook.com.
Malah kadang saya bisa mandi sambil memikirkan, "update status apa ya?"

Ya! Saya seorang facebookers, bukan Tweepers, Plurkers, Google+ers dsb, bukan yang lain. Memang saya memiliki banyak akun jejaring sosial, tapi Facebook adalah pacar saya. Biar pun isinya dikata alay, diary, nama2 akun nya ababil, saya bergeming, saya Facebookers. Anak alay tinggal di unfriend, beres! 

Saat saya membuka Google Chrome dari Laptop, saya akan membuka laman - laman ini secara urut :
  1. Facebook
  2. google
  3. Kompas.com
  4. Vivanews.com
  5. Yahoo.com
  6. Gmail.com
  7. YM
  8. (sekarang ditambah Kaskus dan Blogspot) .
Ya, saya korban teknologi, tapi saya setia pada satu pilihan yang memberikan kenyamanan, kemudahan, dan memenuhi kebutuhan sosialisasi saya. I choose you,  Facebook.